LIMA PENYAKIT ‘LUPA’ YANG SERING MENYERANG PARA BLOGGER


Menulis di blog saat ini sangat digandrungi. Para blogger dengan berbagai karakteristik blognya turut meramaikan jagat kepenulisan di media online. Namun, ada beberapa aktivitas blogger yang bisa menjadi penyakit dan perlu diwaspadai, beberapa di antaranya adalah penyakit ‘lupa’. Apa sajakah itu?

1. Lupa Waktu

Sahabat Muslimah, setiap manusia punya jatah waktu yang sama, dua puluh empat jam dalam sehari, enam puluh menit dalam satu jam, dan seterusnya. Yang membedakan antara manusia satu dengan yang lainnya adalah cara memanfaatkan waktu tersebut. Ada seorang muslimah yang dalam sehari dia bisa baca Alquran satu juz, ada juga yang sama sekali tidak menyempatkan diri untuk membaca Alquran. Ada seorang muslimah yang dalam sehari dia bisa membaca sebuah buku, ada juga muslimah yang sehari-harinya hanya hobi baca status facebook orang lain.


Nah, demikian halnya yang terjadi pada seorang blogger. Ada blogger yang dalam sehari bisa memposting sebuah tulisan yang bagus, bermanfaat, dan menginspirasi. Eh, ada juga seorang blogger yang dalam sehari justru bingung mau menulis apa. 



Disiplin terhadap waktu mutlak dimiliki seorang blogger, apapun aktivitas dia ngeblog. Baik menulis di blog, promosi tulisannya, blog walking, mengikuti lomba, dan lain sebagainya. Dengan disiplin terhadap waktu, insya Allah bisa melakukan aktivitas lain dengan lebih terencana. 



Saat menulis di blog, tentukan waktu berapa lama akan menulis misalnya satu jam, sehingga dalam waktu satu jam itu, kita akan fokus untuk menyelesaikan tulisan dan mempostingnya di blog sekaligus mempromosikannya misal dengan membagikan link tulisan di aneka medsos kita.



Ketika blog walking, tetapkan berapa waktu yang akan digunakan. Misal dalam sehari blog walking selama satu jam. Dengan demikian, tidak akan ada waktu yang terbuang percuma atau menjadi lupa waktu karena keasyikan.



Jangan sampai aktivitas menulis atau ngeblog membuat kita lupa waktu hingga mengesampingkan hal-hal yang wajib juga ya, misal : menunda shalat, tidak gegas menjawab panggilan orang tua, abai pada anak yang minta perhatian kita, dan lain-lain.


Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.

(QS. Al ‘Ashr :  1-3)
2.     Lupa Makan, Minum, dan Olahraga 
Selain menyita waktu, aktivitas menulis juga akan menyita perhatian. Sering saat menulis, kita abai dengan hak tubuh. Pada saat perut terasa lapar dan sudah masuk waktunya makan, tapi karena keasyikan ngeblog akhirnya rasa lapar diabaikan. Makan pun jadi telat hingga akhirnya asam lambung naik dan perut melilit kena sakit maag. 

Selain itu, saat berlama-lama duduk sering kita lupa minum, sehingga perut terasa sakit sebagai pertanda ginjal sedang protes karena tidak memiliki cukup asupan air.

Tapi, cara paling mudahnya adalah dengan rutin minum air putih sebanyak 2 sampai 3 liter setiap hari atau minimal 8 (delapan) gelas sehari. Jika asupan air tinggi, volume urine akan meningkat sehingga menurunkan risiko terkena penyakit di saluran kemih.

Gaya hidup sehat juga wajib kita lakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat, seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan, dan yang paling penting adalah tidak merokok dan minum-minuman beralkohol.

Orang mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah.


(HR. Muslim)
3.     Lupa Diri
Menang aneka lomba blog, terus jadi sombong. Duh, nggak banget kan ya? Apalagi jelas-jelas Allah Swt tidak suka dengan hamba-Nya yang sombong. 

Meski sudah jadi blogger terkenal, sering menang aneka lomba blog, punya blog dengan pengunjung yang banyak, diundang mengisi acara di mana-mana, tetaplah rendah hati ya Sahabat Muslimah, jangan merasa jumawa atau lupa diri. Karena setiap pencapaian semata-mata berasal dari Allah Swt. 

Oh iya, jangan juga memberikan komentar negatif atau melakukan kritik secara terbuka kepada blogger lain misal terkait postingannya. Jika memang ada blogger lain yang tulisannya belum baik atau tampilan blognya masih jauh dari kata sempurna -versi kita- tetap berikan apresiasi. Jangan mentang-mentang sudah merasa blog kita paling ‘wow’, lantas lupa diri dan tidak menghargai pencapaian orang lain.

Sahabat Muslimah, selain itu tetap jaga etika saat mempromosikan tulisan yang telah diposting di blog. Jangan sampai kita melakukan spamming di laman yang tak seharusnya, apalagi di momen yang tidak tepat hanya demi meningkatkan traffic. Misalnya kita habis menulis dan memposting di blog tentang kisah travelling di Jepang, kemudian kita membombardir link artikel blog tersebut ke semua grup WhatsApp yang kita miliki atau membagikan link di komentar status Facebook teman yang jelas tidak ada hubungannya. Tentunya tindakan tersebut bukan hal yang baik. Kita harus tetap memiliki adab dalam menyebarkan informasi, meskipun itu info tentang tulisan sendiri.

4.     Lupa Belajar

Pencapaian atau prestasi setiap blogger berbeda. Ada blogger yang sudah piawai, ada yang masih newbie atau baru belajar. 

Bagi yang sudah piawai, jangan sampai tidak mau belajar lagi. Teruslah jadi blogger pembelajar, jangan cepat puas. Teknologi kian canggih, ilmu kepenulisan pun makin beragam, kompetisi dalam dunia blogger juga kian berkembang. Jika cepat merasa puas dan membentengi diri untuk tidak mau belajar lagi, tentunya ini akan menjadi bumerang bagi sang blogger. 

Untuk blogger yang masih baru atau newbie, tetap semangat belajar juga. Jangan mudah putus asa jika mengalami kendala dalam mengelola blog atau saat kalah dalam kompetisi blog.

Mengelola blog adalah suatu keterampilan. Keterampilan itu perlu diasah. Jadi selalu tingkatkan kapasitas sebagai seorang blogger. 
Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka Telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.
(QS. At-Taubah : 122)

5.     Lupa Berbagi

Saat sudah memiliki ilmu tentang dunia blogging, terkadang blogger merasa cukup dia sendiri saja yang tahu sehingga membuatnya menyembunyikan ilmu. Salah satu faktor yang mungkin menyebabkannya pelit berbagi ilmu adalah rasa takut tersaingi. 

Sejatinya berbagi justru membuat kita belajar. Insya Allah dengan berbagi ilmu yang bermanfaat, akan menjadi amal jariyah bagi pemberinya. Mau kan kita punya tabungan di akhirat kelak?

Oh iya, sebagai blogger jangan pelit berbagi informasi juga terkait lomba-lomba blog. Karena tak jarang ditemui ada blogger yang tahu ada sebuah lomba, tapi dia sembunyikan infonya dengan maksud agar blogger lain tidak banyak yang tahu sehingga saat ia ikut lomba tersebut pesaingnya sedikit. Nah, nggak banget sih ya... Belajarlah berkompetisi agar semakin tahu kompetensinya.

Demikian beberapa penyakit 'lupa' yang kerap menjangkit para blogger. Semoga kita bisa terhindar dan berusaha menghindari penyakit-penyakit 'lupa' tersebut.  

Salam Blogger Muslimah,
Aisya Avicenna


Tulisan ini diikutsertakan dalam program Postingan Tematik bulan November Komunitas Blogger Muslimah Indonesia dengan tema "Muslimah,, Blog, dan Dunia Maya".

#PostinganTematik
#PostemNovember
#BloggerMuslimahIndonesia

54 komentar:

  1. Wow! Jleb banget bacanya..
    Terima kasih sudah diingatkan untuk penyakit lupa yang bisa menjangkiti para blogger ini..
    Semoga kita bisa menghindarinya dan menjadi blogger yang lebih baik ke depannya:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. sama2 mbak... tujuan menulis ini pun sejatinya ingin mengingatkan diri sendiri

      Hapus
  2. Lupa waktu iya bingiiit.. lalu liat samping kanan kiri.. mau beberes dulu 😂 makasih tulisannya mba.. mengingatkan saya agar tidak lupa waktu hehe 😘❤

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 mbak... saya pun masih suka terlena kalau ngeblog.. semoga tulisan ini menjadi pengingat khususnya bagi diri sendiri

      Hapus
  3. Aduuuuh berasa ditampar-tampar, kena semua ini mah di saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sejatinya saya juga tengah menampar diri sendiri mba, hehehe... saling mengingatkan ya

      Hapus
  4. waduh, saya masih banyak lupanya :( udah mah emang pelupa + "lupa" yang ditulis artikel ini :(

    BalasHapus
  5. Wah mbk, bener banget nih penyakit lupanya para blogger. Haha..
    Terasa tersindir dalam diam nih. Xixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh nggak ada maksud untuk nyindir lho ya... saling mengingatkan aja :D

      Hapus
  6. Wah mbk, bener banget nih penyakit lupanya para blogger. Haha..
    Terasa tersindir dalam diam nih. Xixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh nggak ada maksud untuk nyindir lho ya... saling mengingatkan aja :D

      Hapus
  7. Kenapa mbak paham sekali kebiasaan saya..hihi. Saya sering lupa waktu kalau sudah menulis, sampai lupa makan dan memang tidak suka menulis sambil nyamil, jadi tiba2 saja kelaparan. Lebih parahnya lagi mana ingat olah raga, tiap ada waktu luang selalu buka laptop coba..hiks :(

    BalasHapus
  8. Aku paling sering lupa waktu kalau sudah ngeblog. Apalagi kalau pas ide lagi lancar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Mbak.. aku juga kadang melanggar jadwal yang kubuat sendiri

      Hapus
  9. Wah, lupa waktu? Saya banget itu... Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat mbak, harus disiplin sama waktu! (Nasihat buat diri)

      Hapus
  10. Belum pernah menang lomba blog.. qiqiqi..
    Ga tahu kenapa tiap mau ikutin lomba kok rasanya nenulisnya tertekan.. ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga baru sedikit mba.. tapi harus semangat berkompetisi ya agar skill terasah

      Hapus
  11. Mbak...artikelnya istimewa.. bener bener sebagai pengingat diri... trima kasih yaaa

    BalasHapus
  12. Aduh, lupa waktu, lupa belajar padahal newbie... Itulah penyakit yg sering menyerang saya mba 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk ah semangat belajar... saya juga

      Hapus
  13. Lahh iya mba. Kok bener semua poinnya 😅 .. harus banyak kontrol diri ini mah.

    BalasHapus
  14. Aduh ini makjleb banget tulisannya, Mbaak. Terima kasih yaa sudah mengingatkan.

    BalasHapus
  15. Astagfirullah...saya juga sering lupa. Poin itu semua. Ah! Harus perbaiki diri. Trims udah mengingatkan

    BalasHapus
  16. Aduh, berasa digampar-gampar nih, baiklah saya catat semuanya ya, Mbak. :)

    BalasHapus
  17. Postingan mbak jadi reminder banget nih buat saya yang kadang suka lupa waktu kalau lagi asyik ngeblog, dan lupa2 yang lain. Jadi pandai2nya kita mengatur waktu ya mbak😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak.. Hrs disiplin banget kalau sm waktu krn jatah per hari cm 24jam

      Hapus
  18. Keren mbak tulisannya. Disiplin waktu ini memang yang masih sulit. Terima Kasih sudah diingatkan dan dimotivasi

    BalasHapus
  19. Sip, Mbak. Lupa yang sangat mungkin terjadi pada kita, ya. Terima kasih sudah diingatkan :)

    BalasHapus
  20. Astagfirullah. Lupa- lupa ini adalah pengingat diri. Makasih mbak sudah mendaftarnya dengan terperinci. Kadang tuh ya, saat mepet nulis suka dengan terpaksa menunda, tapi malah kebablasan. Hiks

    BalasHapus
  21. lupa DL..kayak saya..hihihihi
    yang bahaya lupa DL padahal job..duh parah banget ini

    BalasHapus
  22. lupa waktu itu deh kalau lagi asyik nulis mba

    BalasHapus
  23. Duh saya banget tuh mba sering lupa waktu hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe saya pun masih sering gak disiplin mba

      Hapus
  24. Duh, langsung tertampar di awal nih, soal disiplin. hiks.
    makasih mba.. :*

    BalasHapus
  25. wah, jadi merasa kesindir nih, emang online itu melenakan dan bikin lupa segalanya

    BalasHapus
  26. Tertampar berkali2 nih baca tulisan ini. Secara seeing banget "lupa" Lima Hal tersebut. Thanks for reminding ya mbak.

    BalasHapus
  27. Wah bener banget soal lupa2 ini.
    Terima kasih adh diingatkanbya mbak.

    BalasHapus
  28. Aduh mbak Aisya, baca ini saya jadi tertempeleng..karena kadang saya juga mendadak lupa kalau udah keasyikan berselancar di dunia maya..tapi semoga jangan jadi lupa diri dan lupa kewajiban sebagai istri ya mbak..hehehe

    Salam kenal,

    Meykke Santoso

    BalasHapus

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna

Keliling Dunia