Catatan Aisya [10] : Sakinah Bersamamu


Tulisan kali ini memang berjudul sama dengan sebuah buku Nasional Best Seller karya Mbak Asma Nadia. Memang sengaja mengambil judul yang sama, tapi saya mencoba mengambil konteks yang berbeda. Coba perhatikan arti dari sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Muslim di bawah ini.

“Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an kecuali turun atas mereka sakinah dan rahmat serta diliputi oleh malaikat serta Allah sebut di hadapan (malaikat) di sisi-Nya.”

Sudah menangkap maksud judul dan hadist di atas?

Sudah?

Ya, tepat! Sakinah (ketenangan) bisa didapat dengan membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Ingat Al-Qur’an, ingat tajwid. Saya teringat sebuah materi saat belajar di LBQ Al-Utsmani tentang Tajwid Al-Qur’an. Secara bahasa, tajwid Al-Qur’an berarti tahsin/memperbaiki. Sedangkan secara istilah, tajwid Al-Qur’an adalah membaca Al Qur’an dengan benar. Makna “BENAR” di sini ada 3 hal yang harus dipenuhi, antara lain :

1. Sebagaimana bacaan Rasulullah Saw dan para sahabatnya
2. Memperhatikan hukum-hukum/kaidah bacaan
3. Mengeluarkan huruf dari makhrajnya serta memperindah suara

Hukum mempelajari tajwid Al-Qur’an : secara praktek hukumnya wajib (Q.S. Al-Muzzammil (73) ayat 4 yang artinya “Bacalah Al-Qur’an dengan tartil”). Sedangkan mempelajari teorinya hukumnya Fardhu Kifayah. Tujuan tajwid Al-Qur'an adaah untuk menjaga lidah agar tidak salah ketika membaca Al-Qur'an.

Keutamaan mempelajari tajwid Al-Qur’an antara lain :

1. Memberi syafa’at pada hari kiamat
2. Merupakan amal terbaik
3. Mendapat derajat yang tinggi
4. Mendapat sakinah dan rahmat
5. Mendapat sebaik-baik anugerah Allah
6. Dll.

“Bacalah Al-Qur’an, sesungguhnya ia pada hari kiamat akan datang menolong pembacanya.” (HR. Muslim).

Ya Allah, rahmatilah kami dengan Al- Qur’an. Jadikanlah ia pemimpin, petunjuk dan rahmat bagi kami. Ya Allah, ingatkanlah apa-apa yang kami lupa dari Al-Qur’an, dan ajarkanlah apa yang belum kami ketahui darinya. Berilah kami kekuatan untuk terus membacanya sepanjang malam dan sepanjang hari. Jadikanlah Al-Qur’an sebagai penyelamat kami dan janganlah Engkau jadikan ia bumerang bagi kami (yang menyeret kami ke neraka), dengan rahmat-Mu, Ya Allah….

Ya Allah, sesungguhnya kami adalah hamba-hamba-Mu, putera dari hamba-hamba-Mu yang laki-laki dan perempuan. Ubun-ubun kami berada dalam genggaman-Mu (kami berada dalam genggaman-Mu), hukum-Mu berlaku atas kami, taqdir-Mu berjalan adil kepada kami, kami mohon kepada-Mu dengan setiap nama-Mu yang Engkau berikan kepada diri-Mu, nama yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu atau nama yang hanya Engkau yang mengetahuinya dalam ilmu ghoib di sisi-Mu, jadikanlah Al-Qur’an sebagai penyubur hati kami, penghapus kesedihan kami, cahaya jiwa kami dan penghilang gundah gulana kami. Jadikanlah kami termasuk orang-orang yang mencintai Al-Qur’an yang mereka adalah keluarga-Mu dan orang-orang pilihan-Mu, Ya Allah….


Ya Allah… jadikanlah kami orang-orang yang membaca Al-Qur’an kemudian meningkat (kehidupan kami) dan janganlah Engkau jadikan kami orang-orang yang membaca Al-Qur’an namun kami menderita…. Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang menghalalkan apa-apa yang dihalalkan Al-Qur’an, mengharamkan apa-apa yang diharamkan Al-Qur’an, mengerjakan ayat-ayat yang tersurat dalam Al-Qur’an, beriman kepada apa yang tersirat di dalamnya dan membaca dengan bacaan yang sesungguh-sungguhnya. Jadikan kami golongan orang-orang yang menegakkan hukum-hukum Al-Qur’an dan jangan jadikan kami termasuk orang-orang yang menyia-nyiakan huruf-hurufnya serta hukum-hukumnya.

Ya Allah, jadikanlah kami, anak-anak dan keluarga kami sebagai penghafal Al-Qur’an. Masukkan kami ke dalam golongan orang-orang yang dapat mengambil manfaat di dalamnya, termasuk orang-orang yang dapat mengambil kelezatan mendengarkan kalam-kalamnya. Anugerahkanlah kepada kami istiqomah dan kesabaran di dalam membacanya, menghafalnya serta mempelajarinya…


Aamin Yaa Rabbal ‘alaamiin....


MARI MENGGAPAI SAKINAH BERSAMA AL-QUR'AN...
Wonogiri, 10 April 2011
Aisya Avicenna
writer@www.aisyaavicenna.com


Tulisan ini diposting pada bulan April 2011 di blog sebelumnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna