Sebuah Perjalanan

I and my best sister, Ummi NF
Dulu kau pernah memberiku seuntai puisi
Tentang sebuah arti persahabatan…
Dulu kau pernah memberiku sebingkai lukisan
Tentang sebuah arti kebersamaan
Dan semua itu masih kusimpan rapi dalam bilik hatiku

Kau genggam tanganku, kau berikan senyummu
Kau ajari aku mencintai sahabat dan membenci lawan
Kita memang belum pernah meramalkan kebersamaan ini
Aku dan kamu bagaikan sepasang pilar kokoh tak tergoyahkan

Pernah kita tertawa bahagia bersama, ceria bersama kemenangan
Meski terkadang terdengar isak perih di belakang…
Kita tidak peduli…
Namun tiba di hari yang tak biasa, sesaat mendung menggelayut..
Bahkan kadang terbersit atas pemikiranku,
Aku dan kamu seharusnya tak bersatu…

Karena kemenangan tak abadi, dan kebersamaan tak sejati
Hari ada kalanya gelap ada kalanya terang
Aku selalu ingin berada lama dalam suatu pagi yang cerah
Menikmati secangkir kopi dan mendengarkan candamu
Bukan untuk selamanya, tapi untuk diabadikan
Dalam bagian bait lagu berima selaras yang tak diulang-ulang
Karena kisah kita bukan biasa, tapi istimewa
Cukup kita yang tahu makna bait lagu yang tak diulang-ulang itu
Dalam hidupmu ada aku, dalam hidupku ada kamu
Jika kau ingin membuang semua kenangan terindah dalam hidupmu
Karena kau merasa penat dan ingin berduka lara
Maka, mulailah dengan membuang aku dari bagian kisahmu…

(From my lovely sister… Ummi Naimul Faizah… Tenang aja um, Q gak akan pernah menghapus kisah kita …)
020208


(Tulisan ini diposting pada bulan Januari 2009 di blog sebelumnya)

Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna