Satu Hariku

Dini hari ini….
Kutermangu dalam tenangku
Kedua tangan ini kutengadahkan
Kulantunkan untaian kata inginku
Deretan dosa kupaparkan
Kubiarkan bulir bening mengalir di relung wajahku
Kuharap sentuhan kasih-Nya
Kudamba ampunan dari-Nya


Pagi ini…
Sang surya menyapaku dengan senyumnya
Api semangat membara dalam jiwaku
Kan kulukis kanvas hari ini
Dengan kuas warna penuh cinta


Siang ini…
Peluh mulai membasahi ragaku
Tlah kutulis sekelumit episode hari ini
Meski terkadang hanya seonggok kisah tak bermakna


Senja ini…
Ketika benang-benang jingga merajutnya
Ketika burung-burung berangsur kembali ke peraduannya
Syukurku ya Rabbi…
Jantungku masih berdetak sampai detik ini


Malam ini…
Saat bintang tersenyum menatapku
Ku tlah lelap dalam mati kecilku
Esok ku kan dihadapkan pada misteri-Nya
Masih hidupkah
atau
Tak bernyawa


Saat Ruh ini Kembali
Wng, 29-7-2007
07:37


(Tulisan ini diposting pada bulan Januari 2009 di blog sebelumnya)

Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna