Misi Kelima : 10 Jurus Terlarang

10 Juli 2009. Hari kedua di kota Semarang… Pukul 08:45 setelah bersiap-siap, kita berempat (masih dengan Dhek Nunk, Windy, dan Tyo) berangkat menuju Ruang Serba Guna POLINES Semarang yang lokasinya tak jauh dari UNDIP. Sebelum ke Polines, saya dan Tyo mampir ke ATM BNI dulu.. Tyo ngrampok!!! Tapi uangnya sendiri lho!! Sedangkan Dhek Nunk dan Windy ke Polines duluan. Mau cari tempat yang representatif. Sampai di POLINES, sempat kebingungan juga cari RSG-nya..pakai acara salah markir motor dan waktu bertanya pada salah satu mahasiswa Polines di mana lokasi RSG..eh, kita malah dikira mahasiswa baru (hihihi.. tertawa dalam hati..). Akhirnya, setelah muter-muter (gak sampai pusing sih), ketemu juga dengan tempat yang dimaksud.. yup, di ruangan yang cukup lapang itu akan digelar acara SEMINAR NASIONAL 2009 yang bertemakan “10 Jurus Terlarang! Memulai Usaha dalam Waktu Kurang dari Tujuh Hari “

Pukul 10.00 seminar ini baru dimulai. Pembicara I adalah Ibu Ermawati Dinar, seorang pengusaha wanita yang punya banyak bisnis… Kesan pertama, aneh juga cara presentasinya..pakai OHP.. Kurang semangat juga!! Kurang GREGET gitu deh, tidak ada”chemistry” dengan audience.. Ya sudahlah, tetap saya nikmati penjelasan beliau yang memang mampu menambah “isi otak” saya.. Beliau lebih banyak membandingkan “karyawan” dan “entrepreneur”… 

Beberapa point penting yang sempat saya catat antara lain :
1. Sesuatu terwujud didahului oleh aspek spiritual, kemudian mental, emosional, dan terakhir fisik .. termasuk juga KEKAYAAN! So, tatalah mental kita!
2. Semangat wirausaha dapat datang dari berbagai pihak, dari berbagai level dan instansi pendidikan
3. Setiap langkah bisa menjadi inspirasi/harapan untuk kesuksesan ke depannya
4. Bila kita “belum berhasil” dalam berwirausaha, jangan tinggalkan usaha itu, tapi BANGUN KEMBALI!!!
5. HUKUM ALAM TABUR TUAI mengatur keberadaan umat manusia, membuat hidup manusia lebih harmonis.
6. FOKUS!!! Ingat, sebuah lup yang bisa menyatukan cahaya, dapat membuat kertas terbakar.
7. Mulai dari nurani, mulai dari skala kecil, dan mulai dari saat ini!!! Perhatikan produk harus unggul, jaga arus kas dan pahami legalitas usaha… Ingat, MULAI SAJA!!! ACTION!!!
8. Seorang entrepreneur tidak terikat akan waktu, dia bahkan mampu menjual idenya, meski dia selalu berada dalam kondisi beresiko (tidak aman), tapi itulah jiwanya!
9. Kiat memulai usaha :
a. Menuliskan tujuan
- Tanyakan pada nurani
- Paham cara kerja kerja pikiran
- Paham cara kerja uang (10 % saving, 20 % investasi, 30 % pendidikan, 40 % kebutuhan rumah tangga)
b. Menuliskan rencana
c. Mengambil tindakan (gigih dan fleksibel)
10. Memulai usaha… ketika berpikir/berdalih…
a. Terlalu MUDA… Ingat Bill Gates (20 tahun)
b. Terlalu TUA… Ingat Kolonel Sanders KFC (60 tahun)
c. TAK BERPENDIDIKAN… Ingat Thomas Ala Edison (hanya sekolah tiga bulan)
d. TAK PUNYA PENGALAMAN… Ingat, mulai saja nanti pengalaman juga punya!!
e. TAK PUNYA BAKAT… Ingat, bayi lahir dengan bakat masing-masing! Asah saja!
f. NASIB MISKIN… Ingat, nasib bisa diubah. KAYA ADALAH PILIHAN!!!
g. TAK PUNYA UANG… Fokus dulu, punya ide, action now..baru uang akan datang!!!


Yup, itulah beberapa catatan yang bisa saya tulis dari materi yang disampaikan Bu Ermawati. Menjelang Jum’atan, Seminar dipending sampai pukul 13:00 untuk melaksanakan sholat Jum’at dan makan siang. Sembari menunggu pukul 13:00 datang, SUPERTWIN memilih duduk di sebuah taman di dekat mushola Polines untuk membaca buku.. Sementara Tyo dan Windy ke MIPA untuk mencari dosennya. Pukul 12:00an lebih, saya memutuskan untuk beranjak dari taman itu. Bersama Mbak Vera (kenalan baru saya yang ternyata alumni Polines). Eh, kran airnya mati..akhirnya mencari kamar mandi untuk berwudhu. Sholat berjamaah di mushola itu dengan Mbak Vera.. saya jadi imam, lhah Mbak Veranya gak mau! Ternyata budaya sholat jamaah di lingkungan sekitar saya masih harus ditingkatkan nih, terbukti pasca saya menyelesaikan sholat Dhuhur siang itu, di sekitar saya masih banyak yang lebih memilih sholat sendiri-sendiri..kenapa tadi tidak “bergabung” saja?? Kan pahalanya 27 kali lipat…

Setelah sholat, menuju ruang seminar lagi. Memilih tempat seperti pagi tadi (deretan depan..posisi menentukan prestasi!!) Eh, ternyata pembicara kedua yang notabene salah satu inspirator favorit saya telah datang. Beliau lagi ribet membenarkan LCD. Hihi.. beliau adalah Mr.Right, Ippho Santosa, PhG. Konon gelar PhG ini beliau sendiri yang buat..tahu ga kepanjangannya apa??? Awalnya saya juga tidak tahu, tapi setelah membaca buku “10 Jurus Terlarang”-nya terjawab sudahlah pertanyaan saya. Ternyata PhG itu kepanjangan dari PENGUSAHA GILA..hihihi..tertawalah sepuasnya..karena saya juga tertawa saat membacanya…Dasar Pak Ippho!!! Pantas saja jika beliau disebut Creative Marketer No.1 di Indonesia dan sekitarnya… Kayaknya pembicara kedua ini LEBIH MANTAB!!! (sudah terbukti kok, secara pernah mengikuti seminar Pak Ippho waktu di UNS…). Awalnya beliau menstimulasi peserta seminar akan dahsyatnya otak kanan.. ada test ringan juga dan terbuktilah bahwa saya-pun termasuk “GOLONGAN KANAN” ..hehehe, maksudnya saya termasuk “dominan” dalam menggunakan otak kanan. Sepuluh jurus terlarang itu antara lain :
1. Mulailah dengan yang KANAN
2. Rancanglah DNA sedini mungkin 
3. Terjunlah seperti Rollercoaster
4. Berdamailah dengan badai
5. Duduklah sama rendah
6. Gantilah gelar dan jabatan
7. Masuklah ke surga paling dulu
8. Biarkan kudeta terjadi
9. Waspadai zaman edan
10. Matilah dengan Tenang


Apa sih arti dari setiap jurus di 10 Jurus Terlarang itu???
Ehm, selengkapnya baca saja bukunya Ippho Santosa dengan judul yang sama.. (wah, malah promosi bukunya..saya juga punya kok..). 
Di akhir seminarnya, Pak Ippho sempat menandatangani buku “Marketing Bullshit” saya (ini buku terbarunya) dan buku “IMPIAN” saya yang telah saya tulisi lagu SANG PEMENANG…beliau juga menuliskan kata motivasi di buku saya itu “PASTI SUKSES”!!! Setelah foto-foto..akhirnya Say Goodbye…

SERU!!!BANYAK ILMU YANG BISA SAYA DAPATKAN DALAM SEMINAR ENTREPRENEUR ini…Kata Pak Ippho tadi, saya TERSESAT!!! TAPI TERSESAT DI JALAN YANG BENAR (di awal seminarnya, beliau sempat bertanya siapa peserta yang datang dari luar kota..dan siapa peserta yang sudah menjadi friend-nya di FACEBOOK… dan saya termasuk dalam golongan minoritas itu..hihihi.. TERSESAT tak selalu MENYESATKAN)
Oya tadi Pak Ippho mengajak semua peserta untuk menyanyikan lagu ciptaannya… (lagu yangsekarang sering menemani hari-hari saya…this song becomes my anchor)..

Aku terlahir tuk jadi PEMENANG
Tak kan pernah berpikir tuk jadi pecundang
Hanya satu yang selalu kukenang
Saat sorak sorai riuh berkumandang…

(Sang Pemenang_Ippho Santosa)

Masih di rumah, 12 Juli 2009_10:30

(Tulisan ini diposting pada bulan Juli 2009 di blog sebelumnya)

Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna