Mengusung Kemenangan Dakwah dengan 4 K

Kamis, 26 Maret 2009 di suatu tempat.. 

Pagi ini kembali terjadi petualangan spiritual yang luar biasa dalam hidupku.HEART QUOTION… Nama acaranya… Menghadirkan seorang trainer dari Jogja yang bernama Bapak Suwodo Abu Durro.
Berikut beberapa tausyah yang sempat terekam dalam “agenda sholihah”-ku… Semoga menginspirasi..
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Q.S. Al A’Raf : 96)

Sebuah hadist Rasulullah SAW :
“Ingatlah bahwa tiap-tiap badan itu ada sepotong daging, apabilasepotong daging itu baik, maka baiklah seluruh badannya dan apabila rusak, maka rusaklah seluruh badannya. Sepotong daging itu adalah HATI.”Klasifikasi Hati :
1.Qolbun Salim (hati yang selamat/bersih)
2.Qolbun Maridh (hati yang sakit)
3.Qolbun Mayit (hati yang mati)
Termasuk tipe yang mana hatimu sekarang???? (Jawab sendiri ya…)
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan.” (Q.S. An Nahl : 90)Kemenangan dakwah ini ditentukan oleh kerja kita. Bekerjalah dengan ihsan‼ Kerja Ikhlas, Kerja Keras, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas.

1. KERJA IKHLAS
“Sebaik-baik usaha adalah usaha tangan seseorang apabila dia bekerja dengan tulus.”(HR. Ahmad)
Jadilah pribadi yang bermanfaat‼!
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan supaya mereka mendirikan sholat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus.”
Tingkatan Niat :
a. Beban
b. Wajib
c. Butuh
d. Syukur
e. Cinta
Sesungguhnya diterimanya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barangsiapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya (akan diterima) sebagai hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang hendak dinikahinya, maka ia akan mendapat apa yang ia tuju. “ (HR. Imam Bukhari dan Muslim)
Sikap hati : terbalik →-> sok tahu -> sombong -> tidak mau tahu <- ikhlas‼ Ikhlas dapat menghasilkan tekad yang kuat.
Sumber pengaruh dari tekad yang kuat itu adalah :
a. Keyakinan
b. Keberanian
c. Kepastian
d.Keteguhan
e.Kepercayaan
f. Ketegaran

Optimalkan potensi‼
Caranya :a. Tentukan tujuan
b. Lakukan perubahan dalam diri kita
c. Berani menembus batas
d. Berani melakukan sesuatu di luar kebiasaan kita
e. Mulai dari yang kecil
f. Mulai dari sekarang juga‼!
Kita punya waktu hidup (life time) yang sudah ditetapkan Allah SWT, so jangan takut untuk melangkah. Teruslah positive thinking pada-Nya, karena pada hakikatnya manusia dilahirkan untuk menjadi PEMENANG‼! Keluarlah dari belenggu yang menghalangi. Layaknya matahari yang tertutup awan, sinar terangnya tak akan sampai ke bumi.

Simpul permasalahan manusia antara lain :
a. Tidak paham
“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir kan mengkhianatinya dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (Q.S. Al-Ahzab : 72)
“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah). (Q.S. Ibrahim : 34)
b. Prasangka
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat dan Maha Penyayang” (Q.S. Al Hujurat : 12)
c. Merasa cukup
Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?" (Q.S Al ‘Alaq : 6-7)
d. Kesombongan“Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia, niscaya berpalinglah dia dan membelakang kepada sikap yang sombong, dan apabila dia ditimpa kesusahan, niscaya dia berputus asa.” (Q.S. Bani Israil : 83)
e. Berbantah-bantahan
“Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang bagi manusia dalm Al-Qur’an ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. “ (Q.S. Al-Kahf : 54)
f. Iri, dengki, srehi
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak daripada sebagian yang lain. (Karena) bagi para laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita pun ada bagian yang mereka usahakan dan mohonlah kepada Allah sebagian karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q.S. An-Nisa’ : 32)
g. Keluh kesah
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.” (Q.S. Al-Ma’arij : 19)
h. Kemalasan
“Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu, “Berangkatlah (untuk berperang) di jalan Allah”, kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.” (Q.S. At-Tawbah : 36)
i. Ketakutan
“…Janganlah kamu berduka cita. Sesungguhnya Allah beserta kita…” (Q.S. At-Tawbah : 40)
Virus-virus tekad antara lain :
a. Marah
b. Banyak bicara
c. Putus asa
d. Suka disanjung
e. Tidak tahan kritik

2. KERJA KERAS
“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, beanr-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. Al Ankabut : 69)
Ingat‼! WAKTU TERUS BERJALAN DAN TAK AKAN BERULANG‼!

3. KERJA CERDAS
“Sebaik-baik usaha adalah usaha tangan seseorang apabila dia bekerja dengan tulus.”(HR. Ahmad)
Optimalkan kinerja otak kiri dan otak kanan.
a. Otak kiri = konvergen (fokus), digital (kebiasaan), abstrak, proporsional, analitik, linear, rasional, objektif (apa adnya). Otak kiri merupakan short term memory.
b. Otak kanan = divergen (terus mencari), analogi, primer, konkret, sintetik, holistik, relasional. Otak kanan merupakan long term memory
Gelombang otak manusia ada 4 tipe yaitu :
a. Delta, kondisi otak dalam keadaan tidur (keadaan prima), frekuensi : 0,5-3,5 Hz sehingga frekuensi otak tidak boleh nol (otak mati).
b. Alfa, kondisi otak dalam keadaan belajar secara baik, jernih, dan bening, frekuensi : 3.5-7 Hz
c. Teta, kondisi otak dalam keadaan rileks, frekuensi 7-13 Hz, kondisi yang baik untuk bekerja.
d. Beta, kondisi otak dalam keadaan bingung, stres, pusing, frustasi. Frekuensi lebih dari 13 Hz.

4. KERJA TUNTAS“Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain”. (Q.S. Al Insyirah : 7)

So, Bekerjalah secara IKHSAN‼!
Faktor-faktornya :
1. Muraqabatullah (selalu merasa diawasi Allah SWT)
2. Perintah Allah
3. Ada balasan
4. Kebersihan hati
Acara spektakuler ini ditutup dengan muhasabah diri…
Astaghfirullahhal’adzim... mengingat dosa-dosa, orang tua, kematian, sahabat, jalan dakwah ini… dll. Allahu Akbar…‼!
Derai air mata tak kuasa terbendung… (aku merasa inilah muhasabah terdahsyat yang pernah aku alami selama berulang kali training…).
“Ya Rabb.. hanya kepada Engkaulah kami bertawakal, dan hanya kepada Engkaulah kami bertobat, dan hanya kepada Engkaulah kami kembali….”
Cukup sekian sedikit ilmu dan pengalaman yang bisa aku bagi… tunggu petualangan spiritualku selanjutnya…
Sudut Zona Twin..
Di saat (mungkin) semua penghuni kost sudah terlelap…
Dalam sunyinya malam… (pagi dink.. 270309_01:03)
Siapkah kita memenangkan dakwah ini???

(Tulisan ini diposting pada bulan Maret 2009 di blog sebelumnya)

Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna