Aku Pernah di Sini

25 Agustus 2005
“Ugh.. bosan‼! Dari pagi kerjaannya duduk dan mendengarkan ceramah pembesar-pembesar kampus. Bosan tahu‼ Ngantuk nih‼!” keluhku dalam hati. Kulihat sekelilingku. Kita berseragam sama. Atas pakai jas almamater biru telur asin, bawahan putih. Yap, inilah hari pertama Orientasi Mahasiswa Baru (OSMARU) di kampusku. Ceritanya jadi mahasiswa baru nih! Betapa bahagianya diterima di Universitas Nomor Satu di kota ini, lolos pilihan pertama ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Keren!


26 Agustus 2005
OSMARU di jurusan Matematika. SIGMA namanya.
Sebel 3x.. Bertemu dengan kakak-kakak senior yang bertampang sok sangar, pakai acara dibentak-bentak lagi‼! Bikin telinga panas saja. Tugas dari señior yang setumpuk salah fatal karena sekelas tak kompak. Sebenarnya ada baiknya juga sih karena melatih kekompakan kita. OSMARU hari kedua aku gondok luar biasa. Marah‼!


27 Agustus 2005
Syukurlah, hari ini hari terakhir OSMARU. Lega! Senior-seniorku masih saja bertingkah tak mau dibilang salah. Senior pasti benar! Itu aturan mereka. Padahal jelas mereka juga tak kompak‼ Bahkan bertingkah seenaknya. UGH‼!.Tiga hari masa orientasi, membuatku semakin akrab dengan sahabat-sahabat baruku. Kita akan berjuang bersama kawan‼!


Awal September 2005
Kulalui masa-masa pertamaku dengan gelar baru yang kini kusandang... MAHASISWA‼! Sebuah gelar yang dulu hanya impian, tapi kini sudah jadi kenyataan. Terima kasih Ya Tuhan… Aku tak akan sia-siakan kesempatan ini…

Akhir Juli 2006
Aku rapuh. IPK-ku turun drastis. Semester 1 ku berhasil mendapatkan IPK tiga koma. Namun, semester 2 ini IPK-ku anjlok menjadi dua koma. Sedih‼! Aku menangis, tak berani mengadu pada orang tua! Ini salahku. Aku tak bisa bagi waktu. Aku terlibat dalam tiga dunia. Aku bekerja, mengajar privat 5 murid kelas 2 SMA. Aku les bahasa Mandarin dengan niat agar bisa menguasai banyak bahasa. Aku pun berorganisasi, menduduki peran yang lumayan penting di HIMATIKA. Uhf‼! Aku pun berpikir. Aku harus pergi dari sini. Sudah tidak ada harapan lagi, aku GAGAL‼ Hatiku berkecamuk. Akhirnya, aku mencoba mengadu nasib dengan mengikuti tes STAN di Jogjakarta. Dalam hati aku bertekad, kalau memang aku belum berhasil dalam tes STAN itu, berarti jalanku memang di Jurusan Matematika ini. Dan hasilnya, kenyataan memang tak seindah impian tapi inilah yang terbaik, aku tetap di jurusan Matematika. Ku perbarui semangatku. Kegagalan kemarin mengajarkanku tentang arti kesungguhan‼ Aku harus belajar mencintai takdir ini.


Awal Mei 2007
Aku semakin aktif berorganisasi. Akupun semakin mahir memanajemen waktu. Memang benar, kegagalan bisa membuat kita makin dewasa. Ketua bidang Media, jabatanku di HIMATIKA sekarang..Bulan ini HIMATIKA berulang tahun ke-10. Semua anggota HIMATIKA berkumpul merayakannya. Ada keceriaan.. meski di balik keceriaan itu ada satu misteri yang tersembunyi.


Akhir Desember 2008
Dewan Pertimbangan Organisasi, lagi-lagi aku masih beramanah di HIMATIKA. Akhir Desember ini menjadi masa-masa terberat pengurus HIMATIKA periode 2008. Dalam nuansa Musyawarah Besar XIII yang panas, aku terduduk diam menahan emosi yang hampir tak tertahan. Meski LPJ ditolak, bukan berarti kita gagal KAWAN‼! Meski berakhir tangis, tapi kebersamaan kita tak kan terkikis. Ah, senja yang indah di akhir tahun. Ku menatap senja itu dengan linangan butiran bening dalam rasa penyesalan yang tak tertahan. Maafkan aku, HIMATIKA! Aku tak bisa berbuat lebih selain ini. Aku hanya mampu sampai di sini.. Maafkan aku‼!


13 Maret 2009
HIMATIKA mengajarkanku akan arti keberanian. HIMATIKA mengajarkanku pandai berargumen. Seperti pagi ini pukul 10.00. Aku harus berhadapan dengan tiga dosen yang menguji usulan tugas akhirku. Dosen penguji terlihat puas mendengar argumenku. Tak sampai satu jam, pengumuman keberhasilan terdengar. Alhamdulillah… Gelar S.Si tak lama lagi akan terangkai di belakang namaku.


April 2009
Inikah rasanya jatuh cinta???
Saat memandangnya, hati ini terasa bergetar
Saat jauh darinya, hati ini terasa merindu
Saat membicarakannya, hati ini terasa bahagia..
Aku cinta kamu…
Oh, tugas akhirku‼!
Inilah romantika calon sarjana Matematika
Begitu indahnya gelora asmara
Hihihi… itulah puisi yang menggambarkan perjuanganku menyelesaikan tugas akhir yang menanti untuk segera diakhiri. Tak bisa kuhindari, terkadang rasa penat menyerang hebat. Namun, sekre HIMATIKA tak kuasa menolak kedatanganku untuk melepaskan segala beban itu. Karena di sini aku bisa tersenyum lagi, Bertemu dengan adik-adik pengurus HIMATIKA tahun ini, bercanda dengan mereka, dan saling berbagi dalam inspirasi. Ah, betapa ruangan kecil ini telah menjadi saksi sejarah hidupku. Aku pernah tertawa di sini. Aku pernah marah di sini. Akupun pernah menangis di sini…


3 Mei 2009
Ku tulis bait-bait cinta untuk 12 tahun HIMATIKA…
Senja kembali melukiskan jalinan dalam ingatanku
Episode hidup yang tak pernah terangkai sebelumnya
Lama ku tertegun dalam diam
Apakah ini nyata adanya?
Mungkinkah semua kan kembali terulang?
Agar ku mampu mengganti salahku yang lalu
Tuk mengukir kisah tanpa sayatan luka

Untukmu yang dulu dan kini mengisi hariku
Langkah perjuangan kita menjadi saksi terpautnya hati
Asa dalam diri terpatri tuk wujudkan mimpi
Nikmati hari dengan penuh kebersamaan
Gema membahana iringi persahabatan

Tuk sebuah nama yang ada di hati ini
Akan kukenang dirimu sampai nanti
Harapan tak kan jua terhenti
Untuk sebuah kisah yang takkan pernah terganti
Nyata hariku takkan berarti jika tak menjadi bagian darimu…. HIMATIKA

Kisah nyataku bersamamu
Aku pernah di sini… 

Etika Suryandari (M0105037)
260409_00:53


(Tulisan ini diposting pada bulan Mei 2009 di blog sebelumnya)

Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna