Agar Mimpi Tak Sekedar Jadi Impian



Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia

Berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya


Deretan kalimat di atas adalah petikan bait lagu Laskar Pelangi milik Nidji yang merupakan sound track film Laskar Pelangi. Melalui petikan lagu di atas, tulisan ini mencoba memberikan pencerahan tentang pentingnya sebuah mimpi untuk meraih keberhasilan. Mimpi itu pula yang menghantarkan Haikal, Lintang, Mahar dan kawan-kawannya dalam Laskar Pelangi untuk mencoba menaklukkan dunia menjadi orang yang berhasil.



Sound track lagu di atas pula yang mengawali acara Talkshow dengan tema “Bermimpilah, maka Semesta Bermunajat Untukmu” yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Psikologi (HIMAPSI) UNS. Bertempat di Lantai 2 Gedung MAWA UNS, hadirlah dua orang pembicara kondang yaitu Salim A. Fillah dan Nasirun Purwokartun. Dalam acara yang dimulai sekitar pukul 09.30 dan berakhir pukul 12.00 ini, banyak hal “mencerahkan” yang didapatkan peserta.



Dalam talkshow ini, Salim A. Fillah memaparkan banyak inspirasi tentang hakikat mimpi. Susunlah mimpi Anda dengan jelas dan detail! Jangan hanya dipikirkan dalam angan-angan, tapi tulislah mimpi-mimpi Anda! Buatlah strategi dari masing-masing mimpi Anda dan jangan tunda untuk bergerak mewujudkannya… Kita tidak pernah tahu takdir kita, oleh karena itu kita harus menyesuaikan diri dengan rencana-rencana Allah SWT untuk kita dengan menyusun target dalam kehidupan kita. Berprasangka baik pada Allah SWT merupakan awalan yang menjadi kunci perwujudan mimpi. Yakinkan diri Anda, bahwa Anda mampu mewujudkan mimpi-mimpi Anda…



Dalam talkshow ini, Salim A. Fillah menceritakan tentang kisah seorang Adam Khoo yang dengan kisah ini kita semakin terinspirasi tentang kekuatan sugesti mimpi. Adam Khoo, orang Singapura. Waktu anak-anak, ia adalah penggemar berat games dan TV. Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main PS atau nonton TV. Adam Khoo pun dikenal sebagai anak bodoh. Ketika kelas empat SD, Ia dikeluarkan dari sekolah. Ia pun masuk ke SD terburuk di Singapura. Ketika akan masuk SMP, ia ditolak oleh enam SMP terbaik di sana. Akhirnya, ia bisa masuk ke SMP terburuk di Singapura. Di awal SMP, kebiasaan Adam tidak berubah. Akibatnya, ia mendapat peringkat 10 terburuk. Bayangkan, menjadi peringkat 10 terburuk di SMP terburuk. Bagaimana buruknya itu. Usia 13 tahun, ia mengikuti suatu program dari Ernest & Young. 


Dalam program itu, ia belajar apa yang namanya Neuro Linguistic Programme (NLP), Accelerated Learning, dan sebagainya. Program ini benar-benar bermanfaat bagi Adam. Ia mulai mempraktekkan keterampilan barunya. Apa yang ia lakukan setelah kembali ke sekolah? Pertama ia menulis tujuannya. Ia akan lulus dari SMP tersebut dengan nilai A semua. Ia akan masuk ke Victoria Junior College. SMU terbaik di Singapura. Adam kemudian melakukan tindakan gila. Ia umumkan tujuannya itu di depan kelasnya. Apa yang terjadi? Ia ditertawakan seluruh isi kelas. Termasuk gurunya sendiri. Bila anda jadi gurunya, anda pun mungkin melakukan hal yang sama. 

Bagaimana mungkin seorang yang berada di urutan 10 terburuk di SMP terburuk ingin lulus dengan nilai A semua dan masuk ke SMU terbaik. Tapi Adam tidak bergeming. Tertawaan dan cemoohan guru dan teman-temannya ia jadikan sebagai sumber semangat. Ia pikir, bila ia tidak bisa membuktikan kata-katanya, ia akan lebih ditertawakan lagi. Karena itu, Adam berusaha keras. Ia gunakan semua cara belajar hebat yang ia dapat dari program Ernest & Young. Hasilnya luar biasa. Adam mulai bisa menjawab pertanyaan di kelas. Meski ia tetap ditertawakan karena membuat catatan pelajaran dengan cara yang beda dan aneh. Ia gunakan peta pikiran yang penuh dengan gambar dan simbol untuk mencatat. Akhirnya kerja keras dan tekad baja Adam membuahkan hasil. 

Ia lulus dari SMP itu dengan nilai A semua. Ia berhasil masuk ke Victoria Junior College. Di SMU terbaik ini pun, Adam tetap menjadi yang terbaik. Ia lulus dari Victoria Junior College dengan nilai A semua dan sebagai lulusan terbaik. Adam pun masuk ke National University of Singapore (NUS). Universitas terbaik di Singapura. Di NUS, ia berhasil masuk ke NUS Development Program. Inilah program bagi mahasiswa Top One Percent. Mahasiswa dengan prestasi akademis yang sempurna. Program bagi para jenius. Dari NUS, Adam lulus juga sebagai lulusan terbaik.. LUAR BIASA!!! Dari cerita di atas, didapat tiga langkah untuk mengubah mimpi menjadi hal hebat dalam hidup Anda. Ketiga langkah tersebut adalah : tujuan yang jelas, keyakinan yang benar dan kuat, dan aksi (tindakan) yang tepat.  
Sedangkan Nasirun Purwokartun dalam talkshow ini menyampaikan 7 tips dalam artikel pendeknya yang bertajuk “agar mimpi tak menjadi impian” sbb :

1. Selalu berpikir : “AKU BISA!!!”
2. Tidak pernah berpikir : “AKU GAGAL”
3. Punya prinsip : “AKU TIDAK TAKUT”
4. Ubah diri jadi : “AKU KREATIF”
5. Apa yang ada dalam pikiranku : “ITULAH AKU”
6. Ubah kekalahan jadi : “INI KEMENANGANKU”
7. Tak sekedar dibayangkan tapi “AKU LAKUKAN”
Kartunis yang pernah mendapat Juara I Lomba Kartun Serial Anti Korupsi tingkat Nasional ini sempat membacakan puisi karyanya yang isinya sangat menggelitik karena sarat akan kritikan untuk banyak pihak termasuk mahasiswa. Beliau berpesan, untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita, dua hal penting yang harus kita jaga yaitu KEULETAN dan KETEGUHAN dalam mewujudkannya.

So, BERMIMPILAH!!!
(in the miracle of dreams, thicko)
 
(Repost tulisan bulan Januari 2009 dari blog sebelumnya)
Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna