KENA ‘TAMPAR’ tERe DI MILAD BLOGGER MUSLIMAH



Tlah kuberi sgalanya..
Cinta yang tanpa akhir..
Yang hanya tercipta untukku..
Mestinya semua ini jadi awal yang indah bagiku..
Ada yang tidak asing dengan lirik lagu “Awal yang Indah” di atas? Yup, yang auto nyanyi, mungkin kita seumuran. Hehe.... Lagu tersebut ngehits di tahun 90-an, dibawakan oleh seorang penyanyi wanita berbakat bernama lengkap Theresia Ebenna Ezeria Pardede. Lebih dikenal dengan panggilan Tere.
Pada tahun 2002, Tere berhasil mendapatkan Platinum Award untuk album “Awal yang Indah” tersebut. Kegemilangan prestasi yang diperoleh wanita yang tumbuh dalam keluarga besar Kristen ini, perlahan justru membuat dia menemukan kegamangan.

Nah, Tere adalah pembicara utama dalam acara #Milad4BloggerMuslimah bertemakan "Menuju Hijrah Kaffah" pada Ahad, 9 Desember 2018 yang lalu di sebuah co-working space, Nutrifood Inspiring Center (@nutrifood). NIC terletak di kawasan apartemen Menteng Square, Tower A, Ground Floor, AR-12. Jl. Pramuka no. 28 Rt. 005/06, Kenari, Matraman-Jakarta Pusat. Co-working space dengan nuansa cozy dan healthy ini menjadi salah satu tempat favorit bagi komunitas untuk mengadakan pertemuan.
Suasana Sekitar Nutrifood

Serunya Sesi Pertama Milad ke-4 Blogger Muslimah

Pada sesi pertama, diawali dengan sharing kecantikan dari Purbasari. Setiap muslimah pasti ingin tampil cantik dong. Nah, waktu SMP dulu saya sudah mengenal Purbasari sebagai lulur kecantikan. 



Sekarang Purbasari hadir dalam bentuk aneka kosmetik halal yang cocok dipakai para muslimah. Allicia Deana selaku Brand Executive Purbasari Make-up, menyampaikan kisah berdirinya brand Purbasari yang telah dirikan pada tahun 1993 di bawah PT. Gloria Origita Cosmetics dengan produk pertama lulur mandi Purbasari yang menjadi favorit sebagian besar masyarakat Indonesia.


Setelah itu, dilakukan demo make-up oleh make up artist Purbasari, Salah satu relawan dari peserta milad menjadi modelnya. Saat demo make up ini, peserta juga bisa langsung bertanya kepada tim Purbasari. Ternyata Purbasari yang telah bersertifikat halal MUI ini telah mengeluarkan beberapa produk baru. Bisa diintip di instagram @purbasarimakeupid.

Sambil menikmati rangkaian acara milad Blogger Muslimah kemarin, ada camilan ketan susu unyu dari Warung Jande. Jande? Janda? Ups, maksudnya bukan itu. Jande itu singkatan dari jajanan desa. Nah, selain ketan susu, di Warung Jande ini juga menjual jajanan lain seperti onde-onde, kue lumpur, dadar gulung, dan lain sebagainya, bisa dilihat di postingan instagram @warung_jande. 

Dijamin mupeng dan bikin laper. Semua jajanan ini menggunakan bahan alami lho, so dijamin menyehatkan dan mengenyangkan juga tentunya. Hehe... untuk order bisa langsung kontak nomor 085782309534.

Kena ‘Tampar’ Tere
Sebelum tERe sharing tentang proses hijrahnya, Uni Novia selaku founder Blogger Muslimah juga menyampaikan tentang hijrah. Menurut Uni Via, hijrah itu ibarat kapal, harus terus bergerak atau berjalan karena kalau berhenti maka kapal tersebut akan tenggelam.

Selain itu juga ada sharing tentang proses hijrah dari peserta yakni Mbak Iecha (sang MC), Mbak Denik, dan Mbak Ria. Ketiganya membeberkan kisah hijrahnya hingga seperti sekarang. Setelah sharing dari peserta, tERe hadir di tengah kami.

tERe mengawali kisahnya dengan menyampaikan sebuah premis dasar (jadi inget pelajaran Matematika SMA):
Jika ada tiga pesan berbeda yang sama-sama mengaku dari sumber yang sama, maka tidak mungkin semua benar atau semua salah. Pasti ada satu yang benar.  

tERw yang rasionalis mengatakan bahwa dia selalu mencari data dan fakta sebelum menyimpulkan sesuatu. Pun ketika ada seorang sahabatnya yang mengatakan bahwa, “Dalam Islam juga ada Yesus, tapi kami menyebutnya Nabi Isa, bukan Tuhan.” Pernyataan sahabatnya itu membuat dia penasaran dan akhirnya mencari bukti-buktinya. Tere kembali mempelajari Injil, bahkan mempelajari Alquran juga.

Suatu hari Tere bermimpi didatangi seberkas cahaya putih yang menanyakan, “Siapa Tuhanmu?”. Dalam mimpi itu, Tere menjawab “Allah”. Kemudian ditanya lagi, siapa nabimu?” Dan dia menjawab, “Muhammad.” Setelah dua pertanyaan itu Tere terbangun dalam keadaan bermandikan keringat dingin.
Sebuah pernyataan seorang sahabatnya tentang Yesus dan mimpi ditanya tentang tuhan dan nabi membuat Tere makin mantap untuk memeluk agama Islam. Tere bersyahadat di bulan September 2000.

tEre berpesan pada kami untuk terus menjadikan Alquran sebagai sebenar-benar pedoman hidup. Alquran adalah hidayah dari Allah Swt yang harus kita pegang erat. Jangan menjauh dari Alquran. Alumni FISIP UI itu dengan susah payah membaca Alquran dan berhasil mengkhatamkan untuk pertama kalinya pada tahun 2016. Berbagai kajian keislaman ia ikuti. Sejak Januari 2017 barulah ia memakai jilbab secara istiqamah.

tERe mengatakan juga bahwa dia ingin menjadikan nama Annisa sebagai nama hijrahnya. Namun, sebelum itu teRe akan menghafalkan QS. An-Nisa terlebih dahulu. Masya Allah, bagian ini membuat saya baper tingkat tinggi.

Hal lain yang membuat saya tertampar adalah bukti kecintaan tERe pada Alquran. Setiap kali memaparkan sesuatu, tERe sering memasukkan referensi dari ayat-ayat Alquran, dan meminta agar ayat tersebut dibacakan.
Jangan buat Alquran 'cemburu'... 

Isinya sangat istimewa.. 
Membacanya menuai pahala.. 
Menghafalkannya berhadiah mahkota.. 
Memahaminya membuat hidup tertata.. 
Mengamalkannya jadikan kita insan bertaqwa.. 
Mengabaikannya membuat rugi dan celaka.. 

"Sesungguhnya Alquran ini memberikan petunjuk kepada jalan yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar” (QS. Al Isra’ : 9)

tERe juga berkisah saat dia menyaksikan sendiri bahwa keislaman belum tentu dibawa hingga akhir hayat. Ayahnya yang juga sempat menjadi mualaf ternyata kembali ke agama sebelumnya pada akhir hayatnya. Hal ini membuatnya sangat terpukul.

Maka, pesannya kepada kami, ”Pegang erat, gigit kuat-kuat hidayah jika ia sudah kita peroleh!”
Kunci hijrah itu adalah iqra’ bismi rabbikalladzi khalaq. Mari terus belajar ilmu agama dengan senantiasa mengharapkan petunjuk dari Allah Swt. Sebab orang yang memiliki ilmu saja belum tentu dibukakan hatinya.
Saya kembali tertampar.

Saya kagum dengan perjalanan hijrah tERe karena dia begitu semangat belajar agama dan mengamalkan sunnah. Bagaimana dengan kita -eh saya pada khususnya- yang sudah beragama Islam sejak kecil. Terkadang kita -saya khususnya- justru sudah merasa nyaman bahkan mungkin menyepelekan sehingga tidak bersungguh-bersungguh lagi dalam belajar ilmu agama.

Semoga Allah SWT mengistiqomahkan kita dalam iman dan Islam. Aamiin...

tERe juga berpesan pada kami sebagai blogger muslimah untuk terus berdakwah sekecil apapun yang kami bisa, terutama lewat tulisan-tulisan kita. Karena bisa jadi tulisan tersebut menjadi jalan hidayah untuk orang lain.

Happy Ending (Semoga) Full Barokah
Alhamdulillah rangkaian acara milad Blogger Muslimah berlangsung lancar. Terimakasih kepada Rumaisha by Zasa (@rumaisha_by_zasa) yang dengan dukungan penuhnya hingga acara ini terselenggara. Rumah usaha milik Zasafiana Djamal ini memproduksi muslim wear danwedding dress yang cantik dan syar’i.


Oh ya, pada acara ini juga ada aneka lomba dan doorprize yang hadiahnya dari  Mozlaik (@mozlaik). 

Mozlaik adalah sebuah merk dagang yang memiliki tagline “Indah Sesuai Sunnah” dengan produksi gamis, hijab, niqob, pashmina hingga tas cantik yang terbuat dari canvas yang ramah lingkungan serta model simple dan elegan. Mozlaik bisa dipesan di nomor 0817203372 atau 081285957722.
Gamis dan khimar dari @rumah_hijabalsa

Pada hari ini panitia tampil kompak dan elegan dengan gamis dan khimar dari Rumah Hijab Alsa (@rumah_hijabalsa). Gamisnya bernama gamis kharia dan khimarnya bernama khimar raisa. Dengan bahan wollycrepe premium membuat gamis dan khimar Hijab Alsa ini sangat nyaman dikenakan.
Kompakan pakai khimar dan gamis @rumah_hijabalsa


Barokallahu fii umriik, Blogger Muslimah.. 

Semoga anggota Blogger Muslimah semakin...
1. [B]eriman dan bertaqwa pada-Nya
2. [L]ow profile 
3. [O]ptimis dalam setiap keadaan
4. [G]aul dengan perkembangan teknologi
5. [G]esit mengupdate informasi terkini
6. [E]mpati pada masalah sekitar baik di kancah nasional maupun internasional
7. [R]amah dengan berbagai pihak

8. [M]emiliki akhlak yang baik
9. [U]nik dan kreatif
10. [S]emangat berkarya
11. [L]ihai dalam berkompetisi
12. [I]nisiatif tinggi untuk selalu berbagi
13. [M]enginspirasi dengan segala potensi
14. [A]ntusias dalam berprestasi
15. [H]adir sebagai pemberi solusi


Salam blogger muslimah,
Aisya Avicenna


3 komentar:

  1. jadi pengen ikutan acara blogger muslimah..

    BalasHapus
  2. setahuku blogger kebanyakan laki2.. skrang sudah ada komunitas blogger muslimah.. bagus juga ini klu diterapin di kampus2

    BalasHapus
  3. Penutupnya kreatiiif Mba, bisa aja ^_^

    BalasHapus

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di blog ini ^___^. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Insya Allah komentar yang bukan spam akan dimunculkan. IG/Twitter : @aisyaavicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna

Keliling Dunia