Ipul Telah Pergi untuk Selamanya

Sabtu, 21 Maret 2009…saat sedang talaqi materi Better di aula timur NH… HP ku bergetar…dari Ibuk… Dheg! Beliau mengabarkan kalau Ipul telah meninggal tadi pagi jam 10.00… Kenapa?? Kok tiba-tiba begini?? Kata Ibuk, sudah 4 hari ini Ipul tidak makan, keracunan (atau diracuni???) mungkin… Seketika sedih menyeruak dalam hati ini… Ternyata memang berat ya kehilangan sesuatu yang sangat kita sayangi dan cintai. Pun demikian dengan kehilangan Ipul… untuk selamanya…

Sempat SMS beberapa teman yang memang sudah mengenal Ipul, respon mereka pun bermacam-macam….
Terima kasih ya semuanya…
Ipul, nama lengkapnya Syaiful. Dia adalah kucing kebanggaan keluarga. Bulunya berwarna oranye-putih. Tebal. Keluargaku sudah merawatnya sejak dia lahir… Dia kucing yang sangat penurut, sangat cinta kebersihan, dan yang jelas dia mampu menghiburku di kala aku merasa sedih/suntuk. Terima kasih ya Pul!! Kakakku-lah yang memberikan nama itu.. Namanya Islami ya… (Ya, karena Ipul ikhwan)… laki-laki maksudnya! Dia selalu menyambutku saat pulang ke rumah… Dia pun selalu melepas kepergianku saatku kembali ke Solo.. Polah tingkahnya selalu menggemaskan.
Sekarang… semua itu hanya tinggal kenangan…
Ipul telah pergi untuk selamanya..
Ipul telah menemui penciptanya…
Sekarang, sudah tak ada lagi tatapan mata indahnya, tak ada lagi sosoknya yang cerdas, tak ada lagi suara ricuhnya, tak ada lagi goresan kukunya, tak ada lagi badannya yang gembul, tak ada lagi tempelan bulunya di tasku (Ipul sering tidur di tasku… dan kalau pagi mau berangkat ke Solo, pasti aku dikejutkan dengan banyaknya bulu yang menempel di tasku…dan aku mencabutinya satu per satu…IPUL nakal‼!).
Selamat jalan Ipul… kamu akan selalu ada di hatiku… 

Kakak yang akan selalu mengenangmu,
220309_01:44
(Tulisan ini diposting pada bulan Maret 2009 di blog sebelumnya)
Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna