Sabtu, 21 November 2015

Tegar di Jalan Dakwah

Para aktivis dakwah, di tangan kitalah harapan Islam diletakkan. Harapan agar Islam menampakkan jati dirinya sebagai rahmat bagi semesta alam. Harapan agar Islam menjadi kenyataan keseharian di tengah kehidupan masyarakat, tanpa ada fitnah dalam agam. Harapan agar Islam memimpin peradaban. Untuk itulah dakwah terus kita lakukan, untuk itulah kebenaran terus kita perjuangkan, untuk itulah perjuangan senantiasa kita tunaikan.
Hanya mereka yang mampu tegar di jalan dakwah, akan merasakan kenikmatan perjuangan. Berbagai hambatan dirasakan sebagai kenikmatan dalam beraktivitas, menabah dinamika pergerakan. Mereka tidak gentar menghadapi tantangan, sebab telah diyakini bahwa Allah akan menolong aktivis di jalanNya. Bisa jadi mereka tak punya apa-apa, namun mereka paham bahwa mereka memiliki Allah dalam dada. Dan di situlah letak kekuatan!
Hanya mereka yang mampu tegar di jalan dakwah, akan mendapat kemuliaan (‘izzah). Hanya mereka yag tegar di jalan dakwah yang memiliki optimisme dalam perjuangan, sesuatu yang amat mahal saat ini. Terlalu banyak kaum muslimin yang pesimistis terhadap masa depannya sendiri. Ia tidak memahami bahwa masa depan telah pasti di tangan Islam. Perasaan cemas dan rasa khawatir akan senantiasa menghantui orang-orang yang tidak terlibat dalam gerakan dakwah Islam.
Para aktivis dakwah, jika ada dua pilihan dalam kehidupan, untuk menjadi pemikul beban dakwah ataukah menjadi beban bagi dakwah, mengapa tidak segera memilihnya? Hanya mereka yang tegar di jalan dakwah, akan memilih alternative terbaik yang mampu mengantarkannya ke pintu gerbang kemenangan.
Inilah saat yang sangat tepat, untuk mengabdikan diri kita secara total kepada Allah dalam sebuah gerakan perjuangan mengemban misi-misi Islam. Waktu akan terus berjalan, tanpa peduli, menggilas dan meninggalkan mereka yang masih suka bersantai menyibukkan diri dalam kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat bagi kehidupan abadinya. Jadilah kader yang senantiasa jaga, tidak lalai, dan lengah.
“Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dan mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan membayarkan zakat. Mereka takut pada suau hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.” (Q.S. An Nur : 37)
“Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang yang merugi (Q.S. AL Munafiqun : 9)

Saatnya telah tiba, memperbaiki persiapan-persiapan kemudian melangkah secara pasti di medan dakwah yang penuh tantangan. Raih masa depan yang gilang-gemilang. Rajut peradaban yang kilau cemerlang.
LA TAHZANU WALA TAKHAFU, INALLAHA MA’ANA!!!

Uraian di atas saya ambil dari KHATIMAH dalam buku “TEGAR DI JALAN DAKWAH” karya Ustadz Cahyadi Takariawan. Buku terbitan Era Adicitra Intermedia dengan tebal 236 halaman ini harapannya mampu menjadi “BEKAL KADER DAKWAH DI MIHWAR DAULAH”. Khatimahnya di atas saja sudah bagus banget.. Apalagi isinya???
Membuka dan membacanya sekilas…SUBHANALLAH!!! (Saya belum baca sih, soalnya baru beli kemarin sore. Tapi dalam waktu dekat ini akan dibaca… SEMANGADH 37x).
Ayo, lengkapi koleksi buku antum wa antuna dengan buku terbaru Ust. Cahyadi ini (cetakan pertama bulan November 2009 lho). Harga terjangkau… Yang berminat bisa menghubungi saya (PROMOSI nih.. ^^v). Atau bisa juga memesan buku sebelumnya “MENYONGSONG MIHWAR DAULAH”, buku yang satu ini juga tidak kalah inspiratif. SUPLEMEN MENYEHATKAN BUAT KADER!!! BIKIN KADER CERDAS!!! Ayo… BELI!!!!
Buku TEGAR DI JALAN DAKWAH ini sampulnyaMERAH!!! (my favourite colour… J) So, jadi bikin SEMANGADH dalam membaca dan memahami isinya yang LUAR BIASA!!!

Tunggu apa lagi??? MILIKI DAN BACALAH SEGERA!!!

Zona Supertwin, 201109_08:30


(Tulisan ini diposting pada bulan November 2009 di blog sebelumnya)

Aisya Avicenna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di blog ini ^___^. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Insya Allah komentar yang bukan spam akan dimunculkan. IG/Twitter : @aisyaavicenna