Kamis, 26 November 2015

Kisah Kita : Kisah Penuh Pinky-Pinky

Thursday, February 18, 2010



PROLOG : Selasa, 16 Februari 2010... Sepucuk surat ini kulayangkan pada kalian Saudari-saudariku... Tak terasa, kebersamaan kita telah sampai pada ujungnya (dalam episode ini...tp insya Allah, akan ada episode-episode lain dari perjalanan kisah kita yg sudah diskenariokan olehNya...). Malam itu, kita bertemu kembali di tempat biasa kita berkumpul dalam lingkaran cintaNya... ahhh, suasananya begitu berbeda... sampai diri ini tak mampu menuliskannya dalam kata... Malam itu, Kita bercengkerama, menikmati sajian malam bersama, saling berkisah, dan saling bertukar hadiah... indahnya!!!
***
Suratku untukmu, Saudariku...
***
Assalamu’alaykum. Wr. Wb.
Puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang…Karena dengan kasih sayang-Nya terjelmalah kedamaian dan keindahan di alam ini. Gemericiknya air yang mengalir, hijaunya dedaunan adalah keindahan yang tiada terperikan. Sholawat dan salam teruntuk Rasul junjungan yang telah mengantarkan umat ini dari gelapnya kejahiliyahan menuju kemilau cahaya di bawah naungan kasih sayang-Nya
Saudariku...
Betapa panjang rentang waktu yang harus kita lewati
Melangkahkan kaki setapak demi setapak
Menata dan menyusun amal dari waktu ke waktu
Melihat ke belakang berapa jauh jarak yang telah ditinggalkan
Menatap ke depan jarak yang tidak dapat kita terka seberapa jauh dan yang masih menjadi rahasia-Nya…
Sejauh dan sepanjang itulah kita berpacu dengan WAKTU
Ingatlah, waktu bagai pedang yang sangat tajam
Jika kita tidak mampu mengendalikannya, diri kitalah yang menjadi sasarannya
Saudariku...
Berbagai aktivitas telah mewarnai hari-hari kita
Kita telah menempuh berbagai macam ujian dalam hidup kita. Tentunya kita berusaha untuk dapat meraih yang terbaik dan usaha yang kita lakukan harus selalu berada dalam koridor aturan-Nya
Apapun hasilnya kelak, itulah CERMINAN DIRI KITA…!!!
Tak ada yang paling bertanggung jawab menentukan langkah hidup ini kecuali diri kita sendiri. Baik atau buruk, menang atau kalah, untung atau rugi dalam setiap langkah kehidupan, kitalah yang menentukan dan Allah-lah pengatur segalanya
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang akan mengubahnya.” (Q.S. Ar Ra’du : 11)
Tiada satu tarikan nafaspun yang engkau hembuskan melainkan ada takdir yang dijalankan-Nya padamu, karena itu tunduklah pada Allah dalam setiap keadaan.” (Ibnu Athaillah As Sukandari)
Saudariku...
Sudah berapa lamakah kita hadir di alam dunia ini???
Catatan apakah yang telah kita torehkan???
Kebaikan ataukah keburukan???
Dan warna apakah yang kan kita torehkan pada waktu-waktu kita selanjutnya???
Saudariku...
Kita sendirilah yang kan menentukan!!!
Semoga kita mampu menorehkan kebaikan dalam sejarah hidup kita…
Jangan biarkan waktu kita berlalu tanpa makna…
Tiada kata seindah doa yang selalu kita lantunkan kepadaNya untuk sebuah indahnya ukhuwah yang kita jalin. Jadilah selalu menjadi pembelajar sejati dan selalu melakukan peningkatan amal ibadah kita. Ibarat mempelajari Al-qur’an saat seperti kita adalah saatnya mengamalkannya, bukan saat memahami apalagi membacanya saja. Ayo semangat dalam berlomba meraih pahalaNya. Dimanapun kita berada, hal minimal yang ada pada kita adalah ibadah kita. Ibadah selalu menjadi benteng amal kita.
Apa kabar Saudariku cinta??? Semoga Allah SWT selalu menjagamu. Amiin…
Tak terasa, waktu jualah yang akan memisahkan setelah mempertemukan kita. Selayaknya selama itu, kita saling memahami, mengerti satu sama lain. Seorang manusia, pastilah memiliki khilaf. Begitu pula thicko ini. Thicko yang kurang mengenal kalian lebih dalam, Thicko yang kurang perhatian,. Afwan ya... mohon diikhlaskan. Tapi jujur, Thicko sangat sayang sama kalian..... Kalian adalah semangatThicko. Semoga kita saling membersamai untuk senantiasa berada di jalan-Nya meski kita berada di tempat lain...
Besar harapan Thicko, kisah penuh cinta kita tidak putus sampai kapan-pun..
Luv you coz Allah my sisters... I’ll never forget all of the moment with you all..
Semoga kita dipertemukan di Jannah-Nya
Ya Allah,
Engkau tahu hati-hati ini berhimpun dalam cinta pada Mu.
Telah berjumpa dalam taat pada MU.
Telah bersatu dalam dakwah pada Mu.
Telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Teguhkanlah, Ya Allah, ikatannya.
Kekalkanlah cinta kasihnya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati tersebut dengan cahaya Mu yang tidak pernah hilang.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan kelimpahan iman kepada Mu dan indahnya bertawakal kepada Mu.
Hidupkanlah hati ini dengan ma’rifat kepada Mu.
Sungguh engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Ya Allah, kabulkanlah.
Kini kami berkumpul
Esok kami berpencar
Berbicara tentang kehidupan, ombak lautan, bintang dan langit
Kami berbicara tentang Tuhan
Berbicara tentang kesejatian
Tentang apa saja
Malam boleh berlalu
Gelap boleh menghadang
Di sini kami tetap berdiri, berfikir, berjaga, dan waspada
Di sini kami membuka mata
Di sini kami selalu mencari kesejatian diri
Alang-alang bergerak
Mata kami berputar
Seperti elang melayang
Seperti air kami mengalir
Seperti matahari kami berputar
Seperti gunung kami merenung
Di lingkaran cinta kami berpandangan
Di lingkaran cnta kami memujakan
Aku cinta padamu karena Allah
JAGA UKHUWAH!!! JAGA RUHIYAH!!!
AYO… SELALU BERSEMANGAT!!!
MAJULAH SAHABAT MULIA..
BERPISAH BUKAN AKHIR SEGALANYA...^^v
LEPAS JIWA TERBANG MENGANGKASA
CITA KITA TETAP SATU JUA
Wassalamu’alaykum. Wr. Wb.
Jangan lupakan saat-saat kita bersama
(meski sangaaaat singkat)
Dengan penuh cinta dan sayang,
Thicko (Aisya Avicenna)
16 Februari 2010
NB :
1. Buat semuanya : TERIMA KASIH TELAH MENERIMA KEHADIRAN THICKO DI TENGAH KALIAN... KISAH KITA TIDAK AKAN PERNAH THICKO LUPAKAN... SEMOGA ALLAH SENANTIASA MENAUNGI KITA DENGAN CAHAYA KASIH-NYA, DIMANAPUN KITA BERADA... SEMOGA ALLAH SENANTIASA MENGHUJANI KITA DENGAN RIDHO DAN RAHMAT-NYA... AAMIIN... LUPH U ALL COZ ALLAH!!!!!!
2. Buat Nan, Est, Um, Iz, dan Ni.... (^^) => semoga 5 tahun lagi kita diberi kemudahan untuk bersua kembali... dalam kondisi yang jauuuuuh lebih luar biasa dari sekarang!!! (inga’... inga’... 1 Januari 2015 => ajak anak dan suami masing”!!! ^^v)
***
Di sini... kita pernah bertemu...
Mencari warna seindah pelangi...
Ketika kau mengulurkan tanganmu
Membawaku ke daerah yang baru
Dan hidupku kini ceria...
Kini dengarkanlah...
Dendangan lagu tanda ingatanku
Kepadamu teman...
Agar ikatan ukhuwah kan bersimpul padu
Kenangan bersamamu...
Takkan kulupa walau badai datang melanda
Walau terjerat jasad dan nyawa...
Mengapa kita ditemukan...
Dan akhirnya kita dipisahkan
Mungkinkah menguji kesetiaan...
Kejujuran dan kemanisan iman
Tuhan berikan daku kekuatan....
Bertemu berpisah kita
Adalah rahmat dan kasihNya
Andai ini ujian
Terangilah dengan kesabaran
Pergilah gulita... hadirlah cahaya...
Kini dengarkanlah...
Dendangan lagu tanda ingatanku
Kepadamu teman...
Agar ikatan ukhuwah kan bersimpul padu
Kenangan bersamamu...
Takkan kulupa walau badai datang melanda
Walau terjerat jasad dan nyawa...

(Tulisan ini diposting pada bulan Februari 2010 di blog sebelumnya)
Aisya Avicenna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di blog ini ^___^. Mohon maaf komentarnya dimoderasi ya. Insya Allah komentar yang bukan spam akan dimunculkan. IG/Twitter : @aisyaavicenna