LUPUS : TURN BACK ICE CREAM (BAGIAN 1)



Lupus mendadak terbangun saat Mami menggedor pintu kamarnya.
“Bugh!”
Karena posisi tidur Lupus sudah berada tepat di pinggir dipan, akhirnya ia terjatuh dengan sukses.
“Aw!!!” teriak Lupus kesakitan sembari mengucek matanya yang masih sepet.
“Lupuuus!! Sudah siang nih! Kamu jadi pergi nggak?” suara Mami masih melengking sadis.
Lupus bangkit dari kubur, eh... dari posisi jatuhnya yang menggelepar seperti ikan lele yang keluar dari kolam dan jatuh ke tanah. Ia berjalan mendekati meja di pojok kamar untuk mengambil ponselnya. Smartphone berwarna hitam berukuran 5 inchi yang baru dibelinya itu ternyata sudah berkoar-koar sejak 2 jam yang lalu untuk membangunkan Lupus lewat alarmnya. Sayang, jerih payahnya tidak membuahkan hasil.
“Apaaa?! Sudah jam 07.00! Kan gue ada janjian ngumpul sama Boim dan Gusur pagi ini?? Oh, no!!!”
Lupus segera melempar ponselnya ke kasur dan bergegas ke luar kamar untuk mandi. Sebelum masuk kamar mandi, Lupus mampir dulu ke kandang ayamnya yang berada di belakang rumah. Lupus punya seekor ayam jantan bernama Urip.
“Urip, kamu pelit banget sih berkokok! Gue jadi kesiangan nih. Awas ye kalau diulangi lagi, gue masukin panti asuhan lo!”
Lulu yang sedang membantu Mami di dapur Cuma bisa geleng-geleng kepala melihat ulah kakaknya.
Selesai mandi, Lupus baru sadar kalau dia lupa tidak membawa handuk. Akhirnya dia minta tolong Lulu.
“Luluuu.. ambilin gue handuk dong!” teriak Lupus.
“Apa, Pus? Spanduk?” tanya lulu pura-pura budheg.
“Handuuuk!!” teriak Lupus makin kenceng.
“Oh... kamu mau makan nasi udak?” Lulu makin usil.
“Handuk, Lu! Handuk! Buruan deh, gue udah telat nih!” Lupus senewen diusilin adiknya.
Lului yang sedang khusyuk mengelap piring basah yang habis dicuci Mami, dengan ogah-ogahan berjalan menuju kamar mandi.
“Pus, nih handuknya,” ujar Lulu sambil mengetuk pintu kamar mandi. Lupus yang wajahnya masih belepotan facial foam membuka pintu sedikit kemudian mengulurkan tangan untuk mengambil handuk yang diberikan Lulu.
Nah, apa yang terjadi kemudian???

#ODOP
#BloggerMuslimahIndonesia
 

Aisya Avicenna
Penikmat Kisah-Kisah si LUPUS 

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna