Surat Cintaku yang Pertama

ember 06, 2009 | Sunday, December 06, 2009


Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Apa kabar ayah?
Semoga ayah selalu dalam lindungan-Nya…Amin
Ayah sedang sibuk apa?
Jaga kondisi ya Yah…
Jangan terlalu banyak aktivitas…
Ayah…Mungkin ini surat cinta pertama yang pernah Ananda buat…
Karena Ananda memang belum pernah membuat surat cinta sebelumnya
Dan surat cinta ini langsung ananda tujukan untuk engkau, Ayah…
Ayah, waktu ananda menulis surat ini, di luar sana hujan mengguyur deras
Yah…Malam ini dingin sangat menusuk kulit …
Apakah di sana ayah juga merasakan dingin ini?
Ayah, Ananda kangen…
Ayah, Ananda ingin bertemu…
Ayah, Ananda rindu senyum ayah…
Ayah, Ananda ingin dingin ini menjadi hangat saat kita berkumpul bersama…
Maafkan Ananda Ayah, karena liburan ini Ananda tidak berada di rumah
Ananda memang punya banyak kegiatan…
Studi…organisasi…!!!
Tapi, ini bukan berarti ananda lebih mementingkan kepentingan pribadi Ananda dibanding berkumpul bersama keluarga terlebih dengan Ayah..
Maafkan Ananda, Ayah!
Ayah, terima kasih atas pengorbanan yang telah Ayah berikan pada Ananda..
Mungkin ananda tidak bisa membalas semua pengorbanan itu.Tapi, semoga Allah SWT yang kan memberi pahala yang berlipat untuk Ayah… Amin
Ayah, dua hari lagi Ananda genap berusia 22 tahun…22 tahun, Yah!!!
Tapi, sampai sekarang apa yang sudah Ananda berikan untuk Ayah?
Apa yang sudah Ananda lakukan untuk membuat Ayah bangga?
Banggakah Ayah pada Ananda???
Teringat cerita Ayah di masa kecil dulu.Saat Ibu mengandung, Ayah bermimpi.
Bertemu dengan seseorang berpakaian serba putih.Orang itu menitipkan dua ekor merpati putih pada Ayah …
Dan pada tanggal 2 Februari 1987 silam, dari rahim ibu lahirlah bayi kembar…
Salah satu bayi itu adalah Ananda…
Ibu pun berbagi cerita, saat Ananda lahir, Ayah sempat akan pingsan
Pingsan karena bahagia…
Alangkah bahagianya Ayah waktu itu…
Terima kasih, Yah!!!
Teringat saat Ananda masih kecil…tiap malam kita berkumpul di halaman rumah
Beralas tikar… beratap langit malam nan cerah
Menatap bintang-bintang yang bertebaran indah menghias langit
Bintang, Yah!!
Ananda juga ingin menjadi BINTANG di hati Ayah…
Menjadi anak yang bisa Ayah banggakan…
Ayah… terima kasih!!!
Ayah-lah inspirasi Ananda di saat Ananda patah semangat
Semangat Ayah… menjadi motivasi bagi Ananda…
Satu hal yang sangat Ananda banggakan dari Ayah
Yakni jiwa kepekaan sosial yang Ayah miliki
Ayah rela berkorban untuk orang lain
Ayah gemar menolong sesama meski Ananda tahu sebenarnya Ayah sendiri juga kesusahan
Tapi Ayah tidak peduli dengan kondisi Ayah…
Ayah lebih mementingkan orang lain…
Ananda BANGGA pada Ayah!!
Ananda BAHAGIA punya Ayah!!!
Ananda ingin segera bertemu dan memeluk Ayah…
Ananda kangen..
Mungkin ini sedikit rangkaian kata dari Ananda…

Ananda sangat MENCINTAI Ayah…
Wassalamu’alaykum Wr.Wb.
Di ruang penuh inspirasi, saat malam yang dingin

Surakarta, 30 Januari 200921 : 47
[sumber : 
www.thickozone.blogspot.com]


Yup, surat di atas adalah surat cinta pertama yang saya buat untuk Ayah. Dan hari ini... 6 Desember 2009.. adalah hari lahir beliau... Tak terasa, usia beliau sudah 56 tahun . Dan SK pensiun beliau juga sudah turun.

Rasanya baru kemarin, saya tidur di pangkuan ayah.. memegang botol susu dan meminumnya dengan manja...

Rasanya baru kemarin, saya menikmati masa kanak-kanak dengan beliauRasanya baru kemarin, ayah menasihati kami (saya dan teman2 SD) saat belajar kelompok bersama di rumah kami.

Rasanya baru kemarin, ayah tersenyum bahagia saat kedua putri kembarnya meraih juara umum di SMP terfavorit di kota kelahiran mereka

Rasanya baru kemarin, saya membonceng ayah saat berangkat menuju SMA tercinta

Rasanya baru kemarin, saya menyaksikan senyum bahagia ayah saat toga sarjana saya kenakan...

Rasanya baru kemarin...

Dan esok..ya, besok siang saya akan pergi.. Mewujudkan impian saya yang sekaligus harapan ayah!Ke sebuah kota yang masih terasa asing bagi saya. Betapa besar harapan ayah akan kesuksesan yang kelak akan saya raih dan PASTI saya DAPAT meraihnya!!! Kata Ayah tadi pagi, inilah KADO TERINDAH yang beliau dapatkan dari saya... Sebenarnya, saya juga telah menyiapkan beberapa kado lain..salah satunya sebuah DASI yang beberapa waktu lalu sangat beliau inginkan. Alhamdulillah, saya dapat memberikannya dari hasil "keringat" saya sendiri... Kado-kado itu belum cukup untuk membalas semua kebaikan dan pengorbanan Ayah selama ini. Engkaulah yang mampu membalasnya Ya Rabb... Jagalah Ayah, dengan sebaik-baik penjagaanMu YA RABB!!
Selamat hari lahir AYAH! Semoga sehat slalu, cukup rezeki,dan dimudahkan dlm semua urusan.. Kebahagiaan dlm keluarga kita smg tdk hny di dunia,tp jg kekal di surgaNya kelak. AMIIN YA RABB! Ayah,betapa Thicko sangat MENCINTAIMU..Thicko trus brjanji takkan hianati cintamu..YA Allah,smpaikn sjuta sayang ini untknya..kan Thicko buktikan,Thicko mampu pnuhi impian2nya.. Bri kmudahan Ya Rabb.. Aamiin..
Wonogiri, 061209_17:12 (sehari sebelum berangkat ke Jakarta)

(Tulisan ini diposting pada bulan Desember 2009 di blog sebelumnya)
Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna