Puisi untuk Direnungkan


Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal
Aku bermimpi ingin mengubah dunia
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku
Kudapati bahwa dunia tidak kunjung berubah
Maka cita-cita itu pun agak kupersempit
Lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku
Namun tampaknya
Hasrat itu pun tiada hasilnya
Ketika usiaku semakin senja
Dengan semangatku yang masih tersisa
Kuputuskan untuk mengubah keluargaku
Orang-orang yang paling dekat denganku…
Tetapi celakanya
Mereka pun tidak mau diubah !
Dan kini
Sementara aku berbaring saat ajal menjelang
Tiba-tiba kusadari……
Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku
Maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan
Mungkin aku bisa mengubah keluargaku
Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka
Bisa jadi aku pun mampu memperbaiki negeriku
Kemudian siapa tahu
Aku bahkan bisa mengubah dunia
Ah…Penyesalan menjelang ajal tiada guna
Tapi penyesalanku ini
Bisa menjadi pelajaran berharga bagimu
Yang membaca
Dan menerapkannya dalam kehidupan
Ubahlah dirimu sendiri dulu teman…
Dan dunia akan berubah…
[Terukir di sebuah makam di Westminster Abbey, Inggris, 1100 M.

Sebuah Puisi yang Ditulis Oleh Seorang Anglican Arch Bishop]

(Tulisan ini diposting pada bulan Juli 2009 di blog sebelumnya)

Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna