Kau Tiada Terdua


Prolog :

Tak terasa hari sudah berganti lagi…
2 Agustus 2009
Pukul 02:02
Malam yang syahdu…
Mungkin hanya saya yang masih terjaga di kost ini..
Hanya terdengar cericit tikus di kebun depan kost…
Tapi sekarang sudah tak terdengar lagi.

Malam yang kian membisu
Saat yang tepat untuk muhasabah diri..
Berpikir…
Berpikir,,,
Berpikir…

Ya Rabbi, ampuni dosa-dosa hamba
Ya Rabbi, istiqomahkan hamba di jalan-Mu
Ya Rabbi, Engkau memang tiada terdua

-------------------------------------------------------------------------------------------------
(backsong : nasyid “Kau Tiada Terdua”-nya Rakhmat Fajar)

Kumandang cinta
Mewarnai bergantinya hari
Bukanlah hari-hari biasa
Kepada-Mu Tuhan 
Bersama bintangku pun bertasbih
Merindu siang malam penuh keberkahan
Dalam doa penuh cinta ini
Ku tak akan lagi sendiri
Malaikat pun menaungi
Sujud malamku
Di tengah tunduknya hati ini
Mohon tanamkan iman di sini
Agar tiada ragu ku berkata
Kau tiada terdua
I’am praying
You’ll always watching me
Always loving me
And protecting me
Help me to put a side the doubt
Allah Ya Hadii…

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Epilog : 
Diri ini memang sering merasa sendiri..
Apakah itu bagian dari kefuturan??
Padahal jelas nyata Kau selalu ada Ya Rabb!!
Semoga rasa ‘sendiri’ itu tak lagi menghantui
Karena Engkau selalu menemani
Karena Engkau selalu menjaga
Karena Engkau TIADA TERDUA!!!!!!!!!!!
Ya Rabb… hamba mencintai-Mu…semakin mencintai-Mu!!!

(Tulisan ini diposting pada bulan Agustus 2009 di blog sebelumnya)
Aisya Avicenna

0 komentar:

Posting Komentar

Jejak Karya Aisya Avicenna

Jejak Karya Aisya Avicenna